Posts

Manusia Bukan Segalanya

Image
Tulisan ini mungkin hanya sebagai self-reminder buat gw yang pelupa, bahkan dengan hidup gw sendiri. Agar suatu saat bisa gw baca dan ngasi pembelajaran sendiri sama diri yang masih kurang bersyukur ini. Mungkin kurang menarik dan sedikit membosankan memang, karena gw cuma menulis hal-hal random yang kadang entah kenapa bisa gw pikirkan. Dua puluh hari yang lalu, gw tiba di Ataturk Airport. Sendiri. Gw janjian sama temen yang akan jemput, tapi belum sepakat ketemu dimana. Begitu masuk ke airport , hal pertama yang gw lakukan adalah login ke wifi bandara. Berkali-kali gw coba login tapi gagal, padahal nomor hp yang gw masukin udah benar. Nomor hp Indonesia gw udah roaming, pulsanya ada, tapi kode verifikasi untuk wifi bandara ga masuk. Gw benar-benar bingung karena ga tau gimana caranya menghubungi temen yang bakalan jemput. Gw sms ke nomor dia, gagal. Gw coba telpon juga ga bisa. Hampir 20 menit gw cuma duduk ngutak-ngatik hp dan coba login ke wifi bandara berkali-kali. P...

17 Agustus di Istanbul

Image
Merhaba 👋 Salam hangat dari Istanbul. Finally, I passed 2 weeks and still alive, LOL . Rasanya gimana? Biasa aja sih, karena kerjaannya cuma di rumah, lebih karena kurang bisa bahasa disini dan menghemat uang, kalo mau kemana-mana harus ngeluarin ongkos transportasi cuy. Jadi kalau ga penting-penting banget atau mau ke tempat yang bagus, mending di rumah aja. Sedikit cerita perihal perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di tanggal 17 lalu, karena jadi pengalaman pertama aku di negara orang. Sebenarnya, aku ga punya teman di Istanbul, ada sih satu orang yang aku kenal, cuma ga terlalu akrab. Awalnya aku juga nanya ke dia sih, kegiatan di 17an dan dimana baca infonya, terus dia nyaranin aku buat baca-baca di akun media sosialnya KJRI (Konsulat Jenderal Republik Indonesia) Istanbul. Aku udah 5 tahun ga ikut upacara bendera, apalagi 17 Agustus, terakhir kali ya waktu zaman SMA dulu, sebagai aubade dengan seragam kecenya. Berhubung aku disini belum punya k...

Awal Kehidupan di Istanbul

Halo dari Istanbul! Finally, I'm here and write for this topic! Juny ngapain ke Turki? Jalan-jalan atau S2? Beasiswa? I got some direct message in instagram about this. Mau bilang so many , ntar dikirain sok artis wkwk. So , aku kesini untuk Tomer (kursus Bahasa Turki), bukan jalan-jalan, bukan S2, dan tanpa beasiswa. Clear? Oke, let's start the story . Hari pertama nyampe disini, aku dijemput sama temanku, terus diantar ke rumah. Rasanya asing. Semua di sekelilingku begitu asing. Aku lah sebenarnya orang asing itu. Setelah diajarin cara pakai transportasi dan beberapa perlengkapan rumah, ditunjukin beberapa tempat penting di sekitar rumah, doi pulang. Aku nganterin dia sampai halte bus sekalian beli makan keluar (ini juga dia yg beliin karena aku gatau cara ngomongnya). Waktu pulang ke rumah, disitulah terjadi drama yang menyeramkan. Aku tinggal di apartemen lantai 2. Setelah masuk ke bangunan apartemennya, aku ga bisa buka pintu rumah, aku gatau c...

Manusia Ini

Image
“Kau tak menulis lagi? Menulislah. Aku akan selalu jadi pembaca setiamu” Aku menemukan pembacaku. Selayaknya setiap tulisan yang memiliki pembacanya masing-masing. Ini perihal selera Bro . Entah apa yang ditunggunya dari tulisanku, atau entah apa yang disukainya dari caraku menulis, tapi yang pasti pesan singkat itu memaksaku untuk kembali menuliskan apapun. Jujur saja, aku seorang amatir. Banyak yang mengira aku penulis, tapi mengetikkan huruf pertama saja selalu membuatku berlama di depan layar, Aku berulang kali menghapus tiap-tiap kalimat yang ku tulis, bahkan berulang kali membaca tulisanku sendiri. Rasanya tak pernah sempurna menurut ukuranku. Aku harus menuliskan tentangnya, sebagai apresiasi karena membuatku bahagia. Sungguh, aku begitu terharu membaca kalimat di pesannya. Sereceh itulah aku, mungkin. Manusia ini yang selalu membuatku percaya bahwa mimpi bukan suatu hal mustahil. Aku tak pernah bosan bercerita dengannya, entah mendengar ceritanya atau berbagi...

KLIA2 dan Ketinggalan Pesawat (Travel Journey - Day 6 & 7)

Image
25 Oktober 2017 Hari ini harusnya adalah penerbangan kami buat pulang ke Pekanbaru. Kemarin malam aku udah mewanti-wanti emak buat bangunin kami subuh-subuh banget, biar punya cukup waktu untuk siap-siap dan beresin apartment sebelum cabut. Kondisi adikku justru bertambah parah, kayanya hari ini adalah puncak demamnya. Badannya panas banget dan dia ga bisa bangun. Oh My Lord!!! Sejak bangun tidur, aku udah merapalkan mantra "please jangan ketinggalan pesawat" berulang kali. Sepertinya hari ini bakalan jadi hari yang cukup buruk. Walaupun dengan sangat-sangat susah, adikku akhirnya bangun dan kami udah siap di lobi pukul 9 pagi. Btw, pesawat kami pukul 10:45 (OMG!!!). Tambahan lagi, mana susah banget nemuin driver Grab karena mungkin di jam kerja, tapi akhirnya dapat juga, dengan harga sekitar RM25-35 (aku lupa). Pukul 9:30 baru masuk ke mobil, aku masih khawatir kalau kami bakalan ketinggalan pesawat, jalanan lumayan padat dan ga bisa terlalu ngebut. Perjalanan ke airp...

KL City Tour dan Central Market (Travel Journey - Day 5)

Image
Selamat malam! Aku berharap bisa bertahan disini lebih lama. Aku menyukai keramaian, keberagaman, sekaligus individualisme yang ditawarkan tempat ini. Oke, cukup curhat ga pentingnya. Hari ini aku maunya ke Genting Highland, tapi kondisi adikku justru semakin memburuk, demam tinggi dan muntah-muntah. Akhirnya aku memutuskan untuk berkeliling kota, berhubung selama disini aku belum menginjakkan kaki ke tempat-tempat iconic KL. Tujuan pertama adalah Dataran Merdeka (udah hampir pulang, tapi belum juga kesini), menggunakan Grab, RM4. Sampai di Dataran Merdeka masih pagi banget. Berhubung ini weekday dan masih terlalu pagi, orang-orang sibuk buat ke kantor, ke sekolah, dan ke tempat tujuan lainnya. Dataran Merdeka masih pagi sepi dan tujuan pertamaku adalah sepedaan di sepanjang jalan. Untungnya, setelah sholat subuh di apartment , aku udah install aplikasi oBike (aku tau tentang peminjaman sepeda berbasis aplikasi ini dari salah satu akun selebgram). K...

Batu Caves dan Vincci (Travel Journey - Day 4)

Image
Hai.. Hai.. Hai.. Selamat datang di tulisan ini. Ini udah hari ke 4 ternyata, huaaaa waktu bejalan terlalu cepat. Rencana hari ini adalah ke Batu Caves. Transportasi termurah adalah dengan kereta. FYI, selama aku hidup kayanya ini adalah pengalaman pertama Ku naik kereta (Jangan ketawa!!!). Stasiun terdekat dan terbesar adalah KL Sentral, mau ga mau kami harus pakai Grab lagi buat kesana. Ga kuat jalan kaki shay, apalagi hari ini adikku malah gantian demam (numpang sakit di negara orang). Ongkos Grab cuma RM7 (jauh banget dari harga taxi tempo hari yang sampe RM25 T.T). Begitu nyampe di KL Sentral, ternyata stasiun ini gedeeee buanget dan bagus banget. Si emak malah ngira ini bandara, sampe nanya ada pesawatnya gak disini? (Duuuhh maaaak). Kami ga berani langsung masuk, takut malah nyasar dan bingung di dalam, akhirnya nyamperin satpam dan nanya cara beli tiket buat ke Batu Caves. Om satpamnya nunjukin pintu masuk dan nyuruh buat turun 1 level (maksudnya 1 lantai)....